Yuk Mulai Cintai Buah Lokal

photo (5)

Buah-buahan sebagai sumber vitamin dan mineral termasuk bahan bahan makanan yang diperlukan untuk tubuh. Selain itu buah juga mengandung karbohidrat, protein, dan lemak yang dapat membantu proses metabolism dalam tubuh. Buah dalam kondisi segar memiliki kualitas jual yang tinggi. Sebagai bahan maanan yang mudah rusak, buah membutuhkan penanganan khusus. Buah yang telah dipetik tetap melakukan aktifitas fisiologis, dan jaringannya masih hidup. Hal ini dapat menyebabkan buah akan terus mengalami perubahan yang tidak dapat dihentikan, dan hanya dapat diperlambat sampai batas tertentu. Tahap akhir dari perubahan pasca panen dari buah adalah kelayuan.

Tiap-tiap buah mempunyai sifat fisik yang berbeda-beda. Sifat fisik buah yang sering diamati antara lain adalah warna, aroma, rasa, bentuk, berat, ukuran, dan kekerasan. Dalam prakteknya, warna, aroma, rasa, bentuk, ukuran, dan kekerasan buah dapat diamati secara subyektif. Sedangkan berat buah dapat diamati secara objektif dengan menggunakan timbangan.

Di dalam buah juga terdapat perkembangan mikroorganisme. Mikroorganisme dapat menyebabkan kerusakan atau kebusukan pada buah. Hal ini disebabkan karena mikroorganisme akan memecah komponen yang ada di dalam buah menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana. Sehingga menimbulkan perubahan citarasa dari buah tersebut. Asal mikroorganisme tentu beragam, bisa dari para pekerja, alat-alat yang digunakan, hingga lingkungan. Jadi untuk menangani buah, diperlukan penanganan yang steril. Tangan harus dibersihkan terlebih dahulu. Alat-alat yang diguanakan pun harus bersih, dan ruangan pun harus disesuaikan dengan suhu penyimpanan buah.

Saat ini Indonesia memiliki satu perusahaan buah terbesar, yaitu Sunpride. Hasil olahan dari PT Sewu Segar Nusantara ini sudah didistribusikan se-Indonesia. Dengan luas lahan beribu-ribu hektar, tentu tak hanya satu jenis buah saja yang dihasilkan. Sunpride memang terkenal dengan hasil pisang nya. Namun tak hanya pisang ternyata, ada juga apel, melon, lemon, pir, pepaya, anggur, jeruk, nanas, naga, semangka, kiwi, dan jambu. Banyaknya hasil tanam ini tentu membuat bangga bangsa Indonesia.

Buah yang dihasilkan tak sama dengan seperti yang ada di pasaran. Sunpride mampu menciptakan buah dengan ukuran yang besar, warna yang bersih hingga mengkilap, hingga rasa yang seragam. Jika di pasaran biasa kita sering menemukan buah yang terlihat kotor atau layu, ukurannya kecil, hingga rasanya yang tidak seragam, dijamin ini tidak akan terjadi pada buah hasil olahan Sunpride. Rasa yang ditimbulkan tentu identik. Jika manis ya memang manis, bukan hanya agak manis. Jika asam ya memang asam segar, bukan hanya asam sepat.

Produksinya pun beragam lohhhh.. Ada apel malang, apel biasa, rock melon, golden melon, honey melon, melon biasa, lemon cui, golden pear, conference pear truval, singo pear, papaya hawaii, papaya california, pisang mas, pisang ambon, pisang barangan, pisang tanduk, pisang kepok, pisang raja bulu, pisang cavendish, anggur black autum, anggur red globe, anggur green Thompson seedless, jeruk baby, jeruk pamelo, jeruk keprok, jeruk siam madu, jeruk navel, jeruk biasa, nanas honey, buah naga, semangka, dan guava crystal. Lebih lanjut silahkan kunjungi langsung ke halaman Sunpride loh gaessss.

Dari jenis buah yang dihasilkan oleh Sunpride, saya sering sekali mengkonsumsi pisang, apel, dan melonnya. Kenapa harus Sunpride? Jawabannya tentu karena berbeda dengan yang lainnya. Kalo gak percaya ya monggo silahkan beli langsung di supermarket terdekat hihi.

Pisang.. Buah ini tentu sangat banyak dijual di pinggir jalan, dan hampir di setiap toko buah. Tapi percaya gak percaya, banyak loh toko buah yang menjual pisang Sunpride. Sesekali saya bertanya “bang, kenapa Sunpride?”, “lebih gede neng pisangnya, orang-orang juga seneng warnanya bersih, udah gitu rasanya dijamin manis neng” jawab pedagang buah. Sesekali saya berpikir apakah ini ada apa-apanya? *loh*. Pisang yang dihasilkan Sunpride ternyata tanpa penambahan bahan kimia loh. Jadi ukurannya yang guedeee banget dan warnanya yang cerah bersih itu bukan akibat penambahan senyawa lain. Hanya saja perawatan yang ekstra membuat hasilnya lebih maksimal. Di tingkat kematangan tertentu, pisang akan dibungkus kus kussss, hingga tingkat kematangan 80% baru dipetik, dan didistribusikan. Rasanya? Udah pasti enak, gak asem, legit, manis, gak bau busuk.

Apel.. Pernah dong ngerasain makan apel gembos? Wah saya sering banget tuh. Cuma ini sih gak saya temukan di apel Sunpride. Udah pasti apel yang dihasilkan tuh garing dan manisnya passssssssss. Warna mengkilap dari apel bukan karena proses pelilinan atau penambahan bahan pengawet loh. Hanya saja perawatan yang memanjakan apel itu membuat di apel jadi berkulit mulus, hihi. Kalo sering nemuin apel berbintik cokelat bahkan kadang ada ulatnya, gak bakal ditemuin juga nih di apel Sunpride. Keren kannn.

Melon.. Duh saya suka banget sama buah ini. Pernah ngerasain beli melon rasanya pait atau hambar? Coba deh sesekali beli melon Sunpride. Lagi-lagi saya jamin pasti bakalan enak banget. Rasanya yang manis dan khas melon, dengan warna hijau memukau, dan teksturnya yang lembut, bikin gak berasa udah makan banyak, hhihi bawaanya pengen nambah lagi. Biji dalam melon pun gak terlalu banyak, dan coba bandingin deh biji melon Sunpride dengan biji melon biasay yang ada di pasaran, tentu berbeda. Biji melon Sunpride tuh masih kuning sekel-sekel, kalo melon dipinggiran biasanya sudah kuning layu agak peot.

Nahhh denger-denger ada produk baru dari Sunpride, yaitu Guava Crystal. Apa sih itu? Guava Crystal atau jambu batu (psidium guajava), jambu biji, jambu siki, dan jambu klutuk adalah tanaman tropis yang berasal dari Brasil, disebarkan ke Indonesia melalui Thailand. Rasanya tentu berbeda. Guava crystal ini memiliki rasa seperti buah pir atau apel, dan komposisi bijinya hanya 3% dari berat buah. Dapat kesempatan mencoba buah ini dan hasilnya bedaaaaaaa banget sama jambu biasanya. Kadang kalo makan jambu biji tuh sampe capek karena ngunyah, tapi kayaknya kalo guava crystal sih gak bikin capek ngunyah sih, hihi. Guava crystal yang saya coba memiliki warna hijau muda cerah, aromanya khas jambu, kekerasannya kalo dari 1 sampe 5 sih kayaknya 3, dan manisnya kira-kira 4.

Kalo disuguhin buah-buahan Indo dan Western, tentu saya pilih buah Indo dong. Kenapa? Karena rasanya itu khas orang Indonesia. Indonesia menyukai rasa yang segar, asam, dan manis. Beda dengan beberapa Negara lain seperti Jepang yang lebih suka rasa hambar, Eropa yang lebih suka rasa asam, China yang lebih suka rasa rempah (mohon koreksi, maaf kalo salah). Tapi di Indonesia itu khas rasanya. Kalau masak saja harus pas rasa manis, pedas, asam, dan asinya. Sama seperti buah-buahan dari Indonesia. Rasa khas dari buah Indonesia tuh memikat. Selain belinya dekat, murah (karena gak pake pajak impor), bisa tawar menawar (gak berlaku di Sunpride tapi yaaa hehe).

Alasan yang paling penting buat saya kalo ditanya kenapa suka buah lokal adalah “kalau bukan kita yang suka buah hasil sendiri, siapa lahi” *tsaaahhhh berasa lagi jadi bintang iklan* hihi. Tapi itu beneran loh.. Dengan membeli buah hasil karya negeri sendiri kan dapat meningkatkan kualitas produk, siapa tau Negara tetangga mendengar dan buah Indonesia dicintai juga di luar sana hihihi.

Iklan