Sudah Zamannya Orang Dewasa Menggunakan Popok

Closeup of baby's legs while standing

Sudah gak zamannya hanya bayi dan anak kecil yang menggunakan popok. Karena kebutuhan, keterbatasan, atau terkena suatu penyakit, popok menjadi hal yang tidak asing digunakan oleh orang dewasa. Ingat ya, bukan hanya lansia saja yang bisa menggunakan popok dewasa. Misalnya saja untuk menjaga saluran kandung kemih agar tetap baik karena tidak menahan pipis, atau karena telah mengalami gangguan dengan saluran buang air kecil. Selain itu, popok juga mungkin saja digunakan oleh perempuan ketika sedang datang bulan, hehe percaya atau tidak, temanku ada yang melakukan hal ini. Sayangnya, saluran kandung kemih sudah mulai dialami banyak orang.

Untuk penggunaan awal, mungkin penggunanya akan merasa risih, terutama bagi para laki-laki. Kalau perempuan sih sudah latihan dulu sebelumnya dengan pembalut, hehe. Untuk menghindari rasa risih, pengguna harus selektif dalam memilih popok, dan salah satu referensi popok terbaik adalah popok dewasa celana Confidence. Popok ini memiliki banyak keunggulan lho! Pastinya akan memberikan kenyamanan ketika dikenakan. Untuk menemukannya, kamu bisa dapatkan langsung di supermarket terdekat lho.

Namun ternyata, masih banyak juga yang bingung untuk memilih popok dewasa terbaik dengan tepat. Ada baiknya, pilihlah popok sesuai dengan kondisi pengguna. Kalau masih kuat berjalan sih enak, bisa mencari popok dengan mudah. Tapi bagaimana dengan lansia yang sudah susah berjalan atau tidak bisa beranjak dari tempat tidur? Nahhh, berikut ada beberapa tips yang bisa kamu gunakan untuk mencari popok, khususnya bagi lansia, dan sesuai dengan kebutuhannya.

 

1. Lansia yang bisa berjalan sendiri secara mandiri

Beberapa lansia memiliki masalah pada kantong berkemih. Meski demikian, beberapa dari mereka masih mampu untuk berjalan sendiri, baik menggunakan atau tanpa penyangga. Jika kondisinya demikian, maka lansia tersebut tentu masih bisa beraktivitas secara mandiri. Walaupun begitu, kadang urin dapat keluar sewaktu-waktu tanpa disadari, dan akan mengurangi kepercayaan diri. Untuk itu, disarankan menggunakan popok celana yang cenderung mudah untuk dipakai sendiri. Jangan lupa, bahannya harus tipis dan daya serapnya tinggi, agar tidak bocor. Popok celana menjadi pilihan favorit karena cenderung elastis dan mudah dikenakan sendiri. Sehingga aktivitas pun tetap bisa berjalan tanpa khawatir kebocoran.

 

2. Lansia yang bisa berjalan tapi butuh bantuan

Jika lansia tersebut masih bisa berjalan ke toilet meski dengan bantuan orang lain, maka sebetulnya mereka masih memiliki harapan untuk bisa beraktivitas dengan mandiri. Jika lansia memiliki kondisi ini, maka ada baiknya aktivitas tetap dilakukan, sehingga tubuh masih bergerak. Latihan pergi ke toilet adalah latihan paling sederhana. Jika memang kondisi orang tua atau saudara terdekat demikian, maka pemakaian popok celana elastis juga direkomendasikan. Popok tersebut harus memiliki perekat yang kuat dan daya serap tinggi. Tentu ini dilakukan demi kenyamanan meski urinnya terlanjur keluar sebelum sampai ke toilet.

3. Lansia yang hanya berbaring

Jika kondisi lansia sudah sakit cukup parah dan hanya bisa berbaring, maka aktivitas toilet pun pastinya juga dilakukan di tempat tidur. Ini pun menjadikan lansia tersebut harus memakai popoknya tiap hari dan tiap waktu. Jika kondisinya demikian, maka disarankan menggunakan popok perekat yang mempunyai daya serap tinggi. Popok perekat harus baik kualitasnya sehingga tidak akan menjadikan kulit ruam dan lecet.

Jangan lupa perhatikan kondisi pengguna! Selain dari bentuknya dan daya serapnya, perhatikan juga ukurannya ya, jangan sampai kebesaran atau bahkan kekecilan. Jika ukuran salah pun akan menyebabkan kebocoran atau ketidaknyamanan pengguna. Untuk penggunaan popok dewasa celana Confidence, dalam hal ini bisa jadi pilihan yang sangat tepat. Mengapa? Karena selain nyaman digunakan, popok ini juga memiliki kandungan aloe vera. Sehingga kamu tidak usah khawatir akan lecet atau ruam, karena popoknya sangat lembut!

Iklan