Hai Kakak Linka yang Manja :)

kelinci

Hai nyonya kelinci, sudah makin besar ya kamu. Semenjak ditinggal Lee, sikap Linka menjadi sangat manja. Jadi sering cari perhatian. Gebrak-gebrak kandang, minum dengan menarik-narik corong botol, sudah dia lakukan untuk menarik perhatianku.

Hampir setiap malam kini Linka tidur di kamarku. Gak tega rasanya ninggalin Linka sendirian di kandang belakang rumah. Tapi ada yang berubah dari dia. Kini bantal biru miliknya bukanlah bantal kesayangannya lagi. Kalau dulu, Linka selalu merebutkan bantal biru ini dengan Lee. Sehingga kadang Lee harus mengalah tidur di atas guling biru. Tapi hal itu tak ku lihat sekarang. Linka lebih sering tidur di sampingku. Nyelip-nyelip memepet ke arahku dan menyenderkan badannya di sampingku.

Kemanjaannya ini makin memuncak jika aku diamkan. Dia mencari perhatian dengan berlarian di kasur atau menggaruk-garuk kasur jika tak ku peluk. Haduhhh nenek kelinci yang sangat manja. Sesekali dia menggigitku, entah apa yang dia pikirkan. Namun aku suka hal itu. Linka pun sering membangunkan ku saat pagi tiba. Ku perhatikan, hampir setiap pukul 6.00 atau 6.30 pagi, dia membangunkanku dari mimpi. Kalau aku belum bangun juga, dia lantas menggaruk-garuk bantal yang aku gunakan hingga aku terbangun. Ini nyata loh, aku pun heran. Wahh indahnya punya alarm hebat seperti Linka.

Terima kasih, kakak Linka, begitulah aku menyapanya. Sehat selalu yaa 🙂

 

Iklan